Selasa, 15 Maret 2016

Lingkaran Pertemanan 7 (End)

Hari-hari terakhirku hanya ditemani oleh Genta. Kami pergi kemana saja yang menarik. Genta mengatakan jangan pernah terfokus dengan hal yang akan menghancurkan dirimu, tapi berfokuslah untuk menjadi kuat sehingga tidak ada satupun yang dapat menghancurkanmu. Entah mengapa Genta terasa begitu berbeda. Satu hal yang kurasakan  entah mengapa aku begitu nyaman disampingnya. Seharusnya tidak ada rasa yang timbul jika memang kami saudara, harusnya pertemanan kami murni sebuah pertemanan.

Minggu, 13 Maret 2016

Lingkaran Pertemanan 6

Aku menatap dalam-dalam mata Yudha. Jujur aku tidak memiliki rasa untuknya sedikitpun. Aku harus bagaimana? Haruskah aku menerima orang yang tidak ada tersimpan sedikitpun dihatiku? Atau aku menolak saja? Aku takut. Aku takut jika aku menolak, akan melukai Yudha.

Aku menatap Yudha cukup lama, sampai akhirnya aku melihat Genta berjalan kearah kami. Ada sebuah senyuman di bibir Genta, aku melihat anggukan di kepala Genta. Aku bingung sungguh.

Minggu, 06 Maret 2016

Lingkaran Pertemanan 5

Aku berada dalam bis saat ini, disebelahku duduk orang yang selama ini menginspirasikan dan ‘katanya’ sangat menyayangiku. Pikiranku masih berkecamuk. Aku bingung. Aku sudah menjalani pertemanan yang kelihatannya seperti hubungan istimewa ini selama berbulan bulan. Aku menunggu, namun hingga kiniRadit tidak pernah bertanya, bertanya tentang perasaanku atau yang lainnya.

Jumat, 04 Maret 2016

Untukmu yang Menganggap Gampang Sebuah Pertemanan

 
Sederhana mungkin. Pertemanan itu hanya sebuah kata yang menggambarkan hubungan dan kedekatan yang dimulai dengan kata”hai”. Mungkin memulai sebuah pertemanan bukan hal sulit, kamu hanya perlu mengatakan ‘Mari berteman’ atau bahkan tanpa kata-kata ajakan dan semuanya terjadi alami.

Kamis, 03 Maret 2016

Lingkaran Pertemanan 4

Aku menghentakkan kakiku, aku berjalan beberapa langkah menjauhi Radit. Aku berharap saat itu Radit memanggilku atau sekedar menahanku . Namun sampai aku keluar dari taman , tidak ada suara Radit, tidak ada tangan Radit yang berusaha menahanku. Ah Radit, mengapa semua terasa begitu asing?

Hujan

Hujan                     


Gerimis tampak jatuh dengan lembutnya jatuh ketanah. Aku benci berada di situasi ini. Kutatap tetesan yang terjatuh dari daun-daun hijau didepan rumahku. Semuanya mengembalikan memori bertahun-tahun lalu. Memori yang buruk! Aku berharap sampai saat ini semua yang terjadi adalah sebuah mimpi. Mimpi bodoh yang menjadi sebuah petualangan.

Selasa, 01 Maret 2016

Lingkaran Pertemanan 3

Aku menatap nanar pandangan Genta, aku masih mengingat kehancuran keluargaku, dan bodohnya aku terjebak dalam lingkaran pertemanan dengan orang itu.

Matahari benar-benar hilang. Kini lampu-lampu terasa begitu hangat, seakan-akan cahaya kekuningan itu berusaha menenangkan diriku.