Tampilkan postingan dengan label love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label love. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2016

[Cerpen] - Titik Hitam dan Merah Muda


Jarum jam sudah menunjukkan pukul tiga sore, matahari masih berada di atas sana, memberi sinar yang hangat atau bahkan ini bisa di sebut sangat panas, matahari masih menunjukkan keperkasaannya di atas sana, seakan-akan enggan turun. Dedaunan sesekali terlihat bergoyang-goyang di karenakan hembusan angin, tunas baru tampak memberi warna baru pada dedaunan, sedikit kemerahan.

Hari ini untuk pertama kalinya kota ini begitu hangat, setelah seminggu lebih di guyur hujan. Ini bulan desember, bulan hujan begitu orang-orang menyebutnya sambil tersenyum, kemudian

Selasa, 05 Juli 2016

[Cerpen]- Kehangatan Hujan

Mobil-mobil merayap dengan pelan, merayapi jalanan yang licin. Tetesan air dari langit masih berjatuhan, bahkan kini semakin deras. Ya, semakin kuat, semakin kuat menghujam apapun yang menghalanginya mencapai dasar bumi. Lampu-lampu mobil menerobos gelapnya malam. Hanya beberapa motor saja yang terlihat, bukan tanpa alasan, hujan yang melanda bukan lawan yang tepat bagi pengguna sepeda motor.

Diantara mobil-mobil yang bergerak dengan hati-hati itu aku duduk. Duduk di kursi penumpang bagian depan. Tentunya ini bukan mobil milikku. Ini hanya tumpangan, bukan tanpa alasan, aku punya alasan yang kuat untuk berada di kursi penumpang saat ini.

Mataku mengawasi jalanan. Sesekali wiper mobil mengganggu pandanganku.

Minggu, 24 April 2016

Can We? (Chapter 4)



Malam yang begitu menenangkan. Ully menatap setiap lembaran buku matematikanya. Sesekali tangannya memainkan angka di kalkulatornya. Ully menutup buku matematika paket yang sedang dibacanya, matanya menatap sisi sampul buku. Terlihat sebuah nama disana ‘Viko Kusuma’, wajah Ully tampak tersenyum. Ah, dirinya begitu mengingat saat Viko mengantarkan buku ini satu minggu yang lalu.

Namun bayangan Viko menghilang, terganti dengan Jordi. Entahlah Ully begitu percaya jika Jordi adalah orang yang dimaksud oleh Viko. Dirinya berjanji akan berusaha terbiasa dengan Jordi, berusaha selalu ada untuk Jordi.

Viko mengangkat tangannya, melihat jam tangan yang melingkar di tangannya. Jam sudah menunjukkan pukul 8. 

Senin, 18 April 2016

Can We? (Chapter 3)

Ully menatap dalam-dalam langit-langit kamarnya. Apa kabar Viko? Apakah dia sudah mengerjakan tugas fisika yang akan di kumpulkan besok? Sekelebat pertanyaan timbul di pikiran Ully. Sesekali matanya dipejamkannya, seakan-akan dirinya begitu lelah hari ini. ully dengan susah payah mengajak tubuhnya berdiri, berdiri dan merapikan semua cat yang berserakan dilantai kamarnya. Besok ibunya akan kembali dari desa, pasti ibunya akan tidak suka akan noda-noda yang berserakan. Tapi dirinya begitu lelah, begitu lelah untuk merapikan semuanya.

Sabtu, 16 April 2016

Can We? (Chapter 2)

Setelah meninggalkan Ully tampak wajah Viko sedikit berubah, Viko yang tadinya cerewet, berubah menjadi sangat dingin.

“Viko, Ice creamnya di makan kali masa dianggurin?”

“Iya, Freya.”

“Kamu sakit?”

“Siapa perempuan yang tadi kamu temui di jembatan?” Freya bertanya setelah melihat gelengan dari Viko.

“Teman.”

Jumat, 15 April 2016

Can We?

Apa itu perasaan menyayangi? Mungkinkah itu hanya cerita bodoh? Mungkinkah  itu ada? Samakah dengan perasaan suka? Bodohkah jika itu seperti terlihat sama?

Sinar matahari menyinari dengan begitu terik, barisan anak kelas XI IPA 1 tampak berderet rapi. Mereka disana bukan tanpa alasan, tapi mereka disana juga tidak punya tujuan. Mereka berdiri disana karena sebuah kesalahan, kesalahan yang di lakukan secara kompak.

Sabtu, 26 Maret 2016

Change Your God or Change Your Feeling

 Cerpen ini merupakan repost dari blog saya yang lain. Semoga menginspirasi :)



Banyak hal yang terjadi didalam kelas. Hal bodoh,hal unik,hal lucu bahkan tentang perasaan. Termasuk aku, aku menyukai seseorang dikelasku. Seorang pria lucu yang selalu mencairkan suasana kelas. Hampir tiga bulan aku memendam rasa untuknya. Aku tahu mungkin aku hanya pantas menjadi secret admirer untuknya, seseorang yang hanya bisa menjaganya dari jauh.